Kejuaraan ini mempertandingkan dua kategori permainan tradisional, yaitu egrang dan gobak sodor. SD Muhammadiyah Bogor Playen turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan penuh semangat dan antusias.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini memiliki misi penting untuk melestarikan permainan tradisional yang saat ini semakin jarang dimainkan oleh anak-anak di tengah perkembangan teknologi dan permainan digital.
Kepala Korwil Biddik Playen, Sunata, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KKG PJOK Playen yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada KKG PJOK Playen yang sudah menyelenggarakan kegiatan lomba permainan tradisional egrang dan gobak sodor. Permainan ini hampir punah, sehingga dengan adanya inovasi dan kreativitas seperti ini, permainan tradisional dapat tetap lestari dan terus dikenal oleh generasi muda,” ungkap Sunata.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata dalam menghidupkan kembali permainan tradisional sekaligus menanamkan nilai-nilai olahraga kepada anak-anak.
“Selamat memperingati HAORNAS 2026. Semoga melalui kegiatan seperti ini, semangat berolahraga, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya Indonesia terus tumbuh di kalangan generasi muda,” tambahnya.
Kejuaraan permainan tradisional ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan dimainkan oleh generasi penerus.
Bermain, berolahraga, berbudaya, dan terus melestarikan permainan tradisional Indonesia! 🇮🇩
0 Komentar